Militer AS Disebut-sebut Habiskan 950 – Ribu Galon Kopi saat Perang Lawan Iran

Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, Jenderal Dan Caine, mengungkap angka konsumsi kopi yang mencengangkan selama Operasi Epic Fury melawan Iran. Dalam konferensi pers di Pentagon setelah pengumuman gencatan senjata, ia menyebut bahwa personel militer AS menghabiskan lebih dari 950.000 galon kopi selama periode konflik tersebut.

Rincian Konsumsi “Bahan Bakar” Pasukan AS

Jenderal Caine membeberkan data tersebut di sela-sela laporan tentang kemajuan operasi militer. Selain kopi dalam jumlah besar, ia juga mencatat konsumsi 2 juta minuman energi dan “banyak nikotin” (dari rokok atau produk tembakau lainnya) oleh para prajurit yang bertugas.

“Sementara itu, kami mengonsumsi spaceman lebih dari 6 juta porsi makanan dan, menurut perkiraan saya, lebih dari 950.000 galon kopi, 2 juta minuman energi, dan banyak nikotin,” ujar Caine, seperti dilansir beberapa media internasional.

Ia pun menyelipkan candaan di sela-sela pernyataan seriusnya: “Saya tidak mengatakan bahwa kami memiliki masalah [dengan kafein].” Pernyataan ringan ini disampaikan di tengah gambaran kerasnya kondisi perang yang dinilainya sebagai “usaha yang brutal dan tanpa henti” bagi para personel di lapangan.

Lebih dari Sekadar Angka Kopi

Jika dikonversikan, 950.000 galon kopi setara dengan sekitar 3,6 juta liter. Dalam ukuran cangkir, angka ini kurang lebih mewakili 760 juta cangkir kopi.

Angka-angka konsumsi ini disampaikan Caine bukan untuk menyoroti ketergantungan, melainkan untuk slot deposit 10rb menggambarkan skala operasi dan tekanan luar biasa yang dihadapi pasukan. Ia menekankan bahwa para personel bekerja dalam shift panjang di lingkungan dengan tekanan tinggi, sehingga konsumsi kafein dan nikotin menjadi hal yang lumrah untuk menjaga kewaspadaan.